Palang parkir otomatis adalah perangkat kontrol akses kendaraan yang digunakan untuk mengatur kendaraan masuk dan keluar dari suatu area. Perangkat ini juga dikenal dengan istilah barrier gate, boom gate, atau automatic barrier.
Palang parkir banyak digunakan di perumahan, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan industri, hotel, tempat wisata, dan fasilitas publik.
Apa Itu Palang Parkir Otomatis?
Palang parkir otomatis adalah barrier gate yang membuka dan menutup berdasarkan perintah dari sistem kontrol.
Perintah tersebut dapat berasal dari:
- remote control;
- RFID;
- kartu akses;
- tiket barcode;
- QR Code;
- ANPR;
- tombol operator; atau
- software sistem parkir.
Karena itu, barrier gate sebenarnya hanya salah satu komponen dari sebuah sistem parkir otomatis.
Cara Kerja Palang Parkir
Secara sederhana, prosesnya adalah:
Kendaraan terdeteksi → identitas atau akses divalidasi → controller memberikan perintah → palang terbuka → kendaraan melintas → palang kembali menutup.
Untuk mendeteksi kendaraan, sistem dapat menggunakan loop detector atau sensor lainnya.
Pada sistem yang lebih kompleks, barrier gate terhubung dengan server dan Parking Management System (PMS).
Komponen Sistem Palang Parkir
Sebuah instalasi dapat terdiri dari beberapa perangkat berikut:
Barrier Gate
Perangkat mekanis yang membuka dan menutup akses kendaraan.
Loop Detector
Perangkat pendeteksi kendaraan yang biasanya bekerja bersama kabel induktif pada jalur kendaraan.
RFID Reader
Digunakan untuk membaca kartu atau tag RFID. Teknologi ini banyak diterapkan untuk akses kendaraan member, karyawan, dan penghuni perumahan.
ANPR
Automatic Number Plate Recognition (ANPR) merupakan teknologi kamera dan perangkat lunak untuk mengenali nomor pelat kendaraan.
Nomor kendaraan dapat digunakan sebagai identitas untuk menentukan apakah kendaraan memperoleh akses.
Ticket Dispenser
Mesin yang menerbitkan tiket, barcode, atau QR Code pada pintu masuk.
Parking Management System
Software yang mengelola data kendaraan, transaksi, tarif, pengguna, laporan, dan perangkat sistem parkir.
Jenis Sistem Palang Parkir
Palang parkir dapat digunakan dalam berbagai konfigurasi.
Sistem manual menggunakan operator untuk memberikan perintah buka dan tutup.
Sistem RFID menggunakan kartu atau tag sebagai identitas kendaraan.
Sistem ticketing menggunakan tiket, barcode, atau QR Code.
Sistem ANPR menggunakan nomor polisi kendaraan sebagai identitas.
Sedangkan sistem manless parking mengotomatisasi sebagian atau sebagian besar proses sehingga kebutuhan petugas pada titik transaksi dapat dikurangi.
Palang Parkir untuk Perumahan
Pada perumahan, sistem biasanya difokuskan pada kontrol akses penghuni.
Konfigurasi yang umum antara lain:
RFID → Controller → Barrier Gate
atau:
ANPR → Validasi nomor kendaraan → Barrier Gate
Sistem dapat dikembangkan dengan database penghuni, visitor management, whitelist, blacklist, dan pencatatan kendaraan.
Palang Parkir untuk Area Komersial
Rumah sakit, pusat perbelanjaan, hotel, gedung, dan tempat wisata memiliki kebutuhan berbeda karena terdapat transaksi kendaraan publik.
Sistem dapat menggabungkan:
Barrier Gate + Ticket/ANPR + Parking Management System + Payment System.
Pembayaran dapat disesuaikan dengan sistem dan penyedia pembayaran yang digunakan.
Apa Perbedaan Barrier Gate dan Sistem Parkir?
Keduanya tidak sama.
Barrier gate adalah perangkat fisik yang mengatur buka-tutup jalur kendaraan.
Sedangkan sistem parkir merupakan keseluruhan ekosistem yang dapat mencakup barrier gate, sensor, kamera, RFID, server, software, database, jaringan, dan sistem pembayaran.
Dengan kata lain:
Barrier gate adalah perangkat, sedangkan sistem parkir adalah keseluruhan solusi.
Apakah Palang Parkir Bisa Menggunakan ANPR?
Bisa.
Kamera ANPR membaca nomor kendaraan kemudian mengirimkan hasil pengenalan ke sistem.
Apabila nomor kendaraan memenuhi aturan akses, sistem dapat memberikan perintah kepada barrier gate untuk membuka.
Konsep ini banyak digunakan untuk mengembangkan sistem ticketless parking dan kontrol akses kendaraan.
Apakah Palang Parkir Bisa Menggunakan QRIS?
Bisa, apabila sistem parkir telah diintegrasikan dengan infrastruktur pembayaran yang sesuai.
QRIS merupakan standar QR pembayaran nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Dalam implementasi parkir, status transaksi pembayaran dapat digunakan oleh sistem sebagai salah satu parameter validasi sebelum kendaraan diberikan akses keluar.
Kesimpulan
Palang parkir otomatis merupakan bagian penting dari sistem kontrol akses kendaraan.
Barrier gate dapat bekerja secara sederhana menggunakan remote maupun dikembangkan menjadi sistem terintegrasi menggunakan RFID, ANPR, ticketing, QR Code, server, Parking Management System, dan pembayaran digital.
Pemilihan teknologi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan lokasi, volume kendaraan, tingkat keamanan, metode pembayaran, jumlah jalur, dan kebutuhan integrasi.
Wiki Palang Parkir merupakan pusat informasi mengenai barrier gate, sistem parkir otomatis, ANPR, RFID, manless parking, pembayaran parkir, dan perkembangan teknologi parkir di Indonesia.
.jpeg)